Tips Menanam Bunga Edelweis di Rumah

Bunga Edelweis merupakan jenis tanaman yang bisa kita jumpai di daerah pegunungan tinggi dimana tempat itu memiliki suhu rendah. Namun tahukah Anda, bunga Edelweis bisa ditanam di pekarangan rumah Anda lho. Berikut Kami sajikan tips menanam bunga Edelweis di rumah.

Mengenal Bunga Edelweis

Bunga Edelweis memiliki nama latin Leontopodium Alpinum dan termasuk ke dalam keluarga bunga daisy dan tanaman Asteraceae. Seperti yang Kita ketahui, Edelweis umumnya tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian sekitar 1,800-3,000 meter. Karakteristik dari bunga ini adalah Daunnya yang berbulu.

Tanaman ini memiliki sistem perakaran yang kuat. Faktanya, akarnya berserat, yang berarti mereka dapat tumbuh di daerah mana saja. Tidak harus daerah pegunungan. Namun kelemahan dari bunga ini adalah Edelweis cenderung lambat untuk bertumbuh.

Tips Menanam Bunga Edelweis di Rumah Dengan Benar

Seperti yang sudah kita ketahui, Kita dilarang keras untuk memetik bunga Edelweis di pegunungan. Namun Anda tidak perlu khawatir. Karena Edelweis sekarang bisa dikembangbiakkan di rumah. Berikut Kami hadirkan tipsnya.

Mempersiapkan Lahan Untuk Ditanam

Tanah yang netral atau sedikit basa akan menjadi yang terbaik untuk tanaman ini. Gunakan remahan batu kapur untuk menaikkan tingkat pH tanah. Idealnya, sebelum memulai penanaman bunga Edelweis, tanah dikeringkan atau harus dengan tanah yang kering. Bunga Edelweis tidak cocok tumbuh di tanah yang basah.

Tanaman ini akan tumbuh lebih baik jika Anda menanamkannya di lahan yang dipenuhi bebatuan. Selain itu, Tanaman Edelweiss dibangun untuk menahan suhu rendah, angin kencang, dan iklim yang keras di dataran tinggi. Daun berbulu membantu melindungi tanaman dari angin dan hujan. Mereka tidak tumbuh dengan baik di iklim panas dan lembab. Jadi pastikan jaga suhu dan kelembapan tanah dan pekarangan rumah Anda ya.

Kesimpulannya, Edelweis dapat tumbuh dengan baik di tanah bebatuan atau tanah yang memiliki struktur yang keras dan kering. Tanaman ini tumbuh paling baik dengan tingkat pH yang hampir netral, antara 6,5 dan 7,5. Dalam hal komposisi tanah, campuran kompos, pasir, pasir, dan lumut gambut adalah yang terbaik untuk menanam bunga Edelweiss.

Memulai Proses Penanaman

Menanam biji Edelweis sangat mudah. Jika benih ditanam di luar ruangan, tabur saat cuaca dan suhu di lingkungan Anda cukup dingin. Atau Anda bisa letakkan benih di tanah dan masukkan ke dalam plastik hitam dan taruh di lemari es selama tiga minggu. Setelah itu ikuti langkah langkah berikut ini.

  • Taburkan benih dengan lembut di permukaan tanah yang sudah dikeringkan dengan baik.
  • Karena tanaman ini ditemukan di tanah yang miskin dan berbatu di dataran tinggi, Edelweiss tidak membutuhkan pupuk
  • Jangan disiram, biarkan ia tumbuh dengan sendirinya. Seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, Tanaman berbulu halus ini secara alami ditemukan dalam kondisi yang keras dan gersang. Tanaman ini tidak dapat mentolerir tanah yang basah.
  • Pastikan juga pada proses pertumbuhan, sebisa mungkin jangan biarkan tanaman terkena sinar matahari.
  • Saat sudah cukup besar, pindahkan tanaman ke lokasi yang terkena sinar matahari. Dalam kondisi seperti ini, Edelweis sudah bisa mentolerir terpaan sinar matahari.

Pemeliharaan

Bunga Edelweis umumnya tahan terhadap serangan hama, penyakit, atau masalah lainnya. Hanya saja, pastikan suhu tetap rendah ketika dalam proses pertumbuhan. Selain itu, tidak ada masalah sama sekali.

Ketika Anda sudah mengikuti langkah langkah diatas dengan benar, Anda tidak perlu bersusah payah mendaki pegunungan hanya untuk menemui bunga Edelweis. bunga yang memiliki julukan bunga abadi ini bisa Anda nikmati sendiri di pekarangan rumah.

Sposored : Dapatkan Rangkaian Anggrek Bulan dengan memesan Via website dan Ecommerce Kesayangan Anda

Refrial Seto
Refrial Seto
Articles: 88

Leave a Reply

Your email address will not be published.