Cara Lengkap Menanam Jahe di Polybag, Mulai dari Menyemai Hingga Memanen

Jahe (Zingiber officinale) telah umum digunakan sebagai rempah-rempah untuk menambah cita rasa masakan. Jahe pun banyak ditemukan sebagai obat-obatan herbal. Menanam jahe biasanya dilakukan di tempat yang luas. Oleh karena itu tidak ada salahnya kamu mengetahui cara menanam jahe di polybag, cocok untuk ditanam di rumah.

Selain campuran bumbu masakan dan obat, rimpang jahe juga sering ditemukan di beberapa minuman. Rasanya yang dominan pedas ini lah yang membuat rasa jahe sangat khas. Rasa yang pedas dari jahe dihasilkan dari senyawa keton yang Bernama zingeron.

Jahe sendiri bisa bertahan hidup di daerah tropis saja. Maka dari itu, ia tumbuh sangat baik di daerah khatulistiwa, termasuk Afrika, Asia Tenggara, dan Brazil.

Jahe memiliki batang semu, akar berupa rimpang yang biasa kita manfaatkan, dan daun yang bentuknya menyirip. Jahe juga memiliki bunga yang tumbuh dari tanah. Di antara bagian-bagian tersebut, akar rimpang jahe yang sering dimanfaatkan untuk konsumsi.

Sponsored

Bagi kalian yang lagi mencari rangkaian anggrek bulan dengan harga terjagkau, Kalian bisa order via Tokopediadan Shoope, Kalian juga bisa order via website kami langsung.

Selain rasanya yang khas, jahe juga kaya akan manfaat. Jahe dapat meredakan nyeri, menurunkan kadar glukosa, serta kandungan vitamin C dan magnesiumnya dapat memperkuat sistem imun.

Cara Lengkap Menanam Jahe di Polybag, Mulai dari Menyemai Hingga Memanen

Setelah mengetahui manfaatnya yang melimpah, pasti Anda penasaran tentang bagaimana menanam jahe, kan? Simak ulasannya berikut dan cobalah sendiri di rumah.

Pilih bibit jahe yang berkualitas

Untuk menanam jahe, Anda tentu memerlukan bibitnya. Anda bisa memilih bibit jahe dengan pucuk rimpang yang mulai kehijauan. Jika belum ada tAnda pertumbuhan juga Anda masih tetap bisa menanamnya.

Anda juga bisa memilih memotong rimpang menjadi beberapa bagian dengan ukuran antara 1 sampai 2 inci, atau menanam seluruh rimpangnya.

Baca Juga:

Tanam benih jahe di cocopeat

Sebelum jahe ditanam dengan media tanah dan ditanam di luar, terlebih dahulu tanam benih dengan media cocopeat. Menanam benih jahe langsung di media tanah dengan kondisi luar ruangan akan memberi risiko untuk gagal tumbuh, apalagi panen.

Karena media tanam cocopeat memiliki daya serap air yang tinggi, Anda hanya perlu memberi air dengan menyiprati bibit jahe perlahan-lahan satu kali dalam satu minggu. Beri air secukupnya, terlalu banyak air akan membuat benih membusuk.

Letakkan benih jahe dengan media cocopeat di tempat yang teduh. Jangan langsung terkena paparan sinar matahari.

Mulai tanam benih jahe di polybag

Jahe akan tumbuh dengan baik dengan kelembaban mencapai 80% dan dengan pH tanah sekitar 5.5 hingga 7. Untuk menambah unsur hara tanag, campurkan tanah dengan pupuk kAndang dan sekam padi atau pasir dengan rasio 4:3:3.

Setelah meracik tanah, masukkan campuran tanah tersebut ke dalam polybag. Buat lubang di tengahnya, dan pindahkan bibit jahe ke tanah. Padatkan bagian atasnya dan pastikan tanaman jahe dapat berdiri kokoh.

Siram dan rawat selalu tanaman jahe Anda

Tanaman jahe akan rimbun sekitar 6 bulan penanaman dan perawatan. Dalam proses tersebut, siram tanaman jahe sekali setiap hari di sore hari. Jika matahari sangat terik, Anda bisa menyiramnya dua kali dalam sehari.

Jagalah tanaman Anda dari hama atau penyakit. Jika menemukannya, maka segera semprotkan insektisida organik untuk menjaga kualitas jahe. Bersihkan juga tanaman Anda dari gulma.

Ketika tanaman jahe makin tumbuh dan menyembul, jangan lupa untuk menambahkan tanah. Lakukan penambahan seiring dengan tumbuhnya jahe hingga jahe siap dipanen.

Dalam waktu 6 bulan perawatan tersebut, tanaman jahe akan tumbuh rimbun. Namun bukan berarti Anda bisa memanennya. Tapi Anda bisa membongkarnya untuk mengembangkan kantong polybag lainnya.

Jahe siap dipanen

Jika daun sudah menguning, maka tAndanya tanaman jahe sudah siap panen. Total waktu budidaya tanaman jahe ini 8 sampai 10 bulan. Robek polybag dan angkat tanaman jahe, lalu bersihkan rimpangnya. Maka jahe siap menuju dapur Anda.

Ingat bahwa memanen jahe yang masih muda akan menyebabkan kerusakan pada jahe. Karena ia tidak bertahan lama jika disimpan. Pastikan Anda memanen jahe dalam kondisi yang tak terlalu muda dan tak terlalu tua, lalu lakukan pengolahan secepatnya.

Mulai berminat mengembangkan usaha menanam jahe, Anda bisa menjualnya berupa jahe segar, jahe kering, jahe bubuk dan lain-lain. Siap untuk menanam jahe Anda di rumah?

mujtahida
mujtahida
Articles: 30

Leave a Reply

Your email address will not be published.