Tanaman Hias Daun Keladi dan Cara Merawatnya

Tanaman hias keladi dikenal dengan nama latin Caladium. Ini termasuk dalam kelompok suku Keladi atau Araceae. Tanaman tropis ini berasal dari Amerika Selatan dan Tengah. Keladi dicirikan oleh daun yang lebar, memanjang ke depan membentuk bentuk hati, daun tipis, warna cerah, hijau, putih, merah muda, merah, dll, bulat, tidak bertangkai, dan tangkai daun panjang.

Ada juga yang menyebut tanaman ini berbentuk sayap bidadari dan telinga gajah. Karena jika diperhatikan dengan seksama, bentuk daunnya sangat unik. Ada beragam tanaman keladi yang bisa menghiasi rumah Anda. Beberapa tanaman keladi dapat terkena sinar matahari dan beberapa tidak dapat terkena sinar matahari langsung.

Berikut Ini Cara Perawatan Tanaman Hias Keladi Yang Baik dan Benar

1. Sesuaikan penyiraman sesuai dengan iklim

Cara merawat tanaman keladi yang pertama adalah dengan menyesuaikan penyiraman dengan iklim. Pada dasarnya, tanaman keladi hidup di habitat yang lembab. Pastikan tanaman ini disiram sekali sehari selama musim kemarau dan setiap dua hari sekali dengan penyiram tanaman selama musim hujan. Meskipun tanaman cangkang membutuhkan banyak air, jangan menyiram setiap saat karena akan cepat membusuk. Pastikan tanaman tidak mengering, karena dapat memicu dormansi atau mati suri, tetapi jangan biarkan air menggenang di dalam pot juga.

2. Berikan pencahayaan yang cukup

Tanaman Fritillaria lebih menyukai cahaya tidak langsung atau naungan sedang di dalam ruangan.Semakin sempit daunnya, semakin banyak sinar matahari yang bisa mereka tahan. Menumbuhkannya dalam wadah luar ruangan memberi Anda kontrol lebih besar atas kondisi cahaya. Di iklim tertentu, tanaman ini dapat tumbuh di bawah sinar matahari penuh dan membutuhkan pengawasan yang cermat. Saat menanamnya di kebun, beri naungan, karena sinar matahari langsung dapat menghanguskan daunnya.

3. Perhatikan media tanam

Selain air, keberadaan media tanam juga tidak kalah pentingnya dengan cara Anda merawat tanaman keladi Anda. Media tanam yang biasa digunakan adalah daun bambu yang diiris halus, sekam bambu dan sekam bambu bakar. Sebelum digunakan, media tanam harus disterilkan dengan cara dikukus dalam pot untuk membunuh jamur dan bakteri. Jika memungkinkan, campurkan ketiga jenis media tanam dengan perbandingan 1:1:1.

Sebagai alternatif, Anda bisa memilih salah satu media tanam tersebut untuk digunakan sebagai tempat tumbuh tanaman keladi Anda. Jika menggunakan media tanah, campurkan tanah lembab dan gambut. Tanah kebun juga harus subur dan dikeringkan dengan baik. PH tanah yang ideal adalah sedikit asam pada 5,5 hingga 6,2.

4. Suhu dan Kelembaban

Untuk tanaman fritillary, semakin tinggi suhunya, semakin baik. Jika memungkinkan, atur suhu ke 70 derajat F, karena ini adalah suhu di mana umbi mulai tumbuh. Saat menanam di luar ruangan, Anda dapat memindahkan umbi ke dalam pot, atau lebih baik lagi, cukup pindahkan tanaman ke dalam pot gambut. Tanaman yang ditanam dengan cara ini harus dimulai di dalam ruangan empat hingga enam minggu sebelum tanam.

5. Pemupukan

Tidak hanya manusia, tumbuhan juga membutuhkan nutrisi untuk menunjang kesehatannya. Jangan lupa dipupuk saat berumur empat atau lima minggu. Gunakan pupuk organik lengkap seperti bola udang (crustacea). Pupuk ini mengandung 16 asam amino yang merangsang pertumbuhan dan antibodi tanaman keladi.

Tidak hanya pupuk organik lengkap, tetapi juga coba pupuk jenis lain. Yang terpenting, jangan memilih pupuk yang mengandung N lebih banyak dari zat lain. Zat ini merangsang klorofil tanaman keladi dan karenanya tidak cocok untuk keladi hias non-hijau. warna Merah, merah muda, putih, kuning dan warna lain mungkin hilang dan diganti dengan hijau.

Oh ya kalian bisa melakukan pembelian Bunga Anggrek bulan pada website ini khusus Jabodetabek atau via ecommerce kesayangan Anda.

Shinta Mutiara
Shinta Mutiara
Articles: 42

Leave a Reply

Your email address will not be published.