Ini Akibatnya jika menyiram air terlalu banyak ke tanaman

Memiliki tanaman memang menjadi hal yang menyenangkan. Namun merawat tanaman tersebut mungkin saja akan menjadi sebuah tantangan bagi pecinta tanaman. Karena merawat tanaman tidak bisa sembarangan dan harus memiliki pengetahuan terhadap jenis – jenis tanaman apa yang akan Anda pilih untuk Anda rawat. 

Bagi sebagian orang, mungkin tanaman kelihatannya selalu butuh untuk disiram. Apalagi saat cuaca yang sangat terik dan panas. Sehingga hal itu membuat Anda terus menerus menyiram tanaman hingga membuat media tanam atau tanah menjadi sangat basah. Menurut Anda hal ini menjadi hal baik karena tanaman akan memiliki air yang cukup untuk diserap. Tapi hal ini nyatanya adalah hal yang salah dan tidak baik bagi tanaman.

Akibatnya jika menyiram air terlalu banyak ke tanaman

Menyiram terlalu banyak air ke tanaman justru akan menyebabkan banyak masalah pada tanaman kesayangan Anda. Berikut alasan mengapa jangan menyiram air terlalu banyak ke tanaman, diantaranya:

1. Mengundang Hama

Hama sangat menyukai tanah yang lembab, perhatikan kondisi tanah tanaman Anda. Jika banyak hama yang Anda lihat pada tanah sebaiknya Anda perlu melakukan pengecekan pada akar tanaman Anda. Jika akar terlihat gelap dan terasa lembek, itu adalah karena Anda terlalu banyak memberikan air pada tanaman Anda. Tanah juga akan terasa lembab dan selalu basah saat disentuh. Ini adalah tanda-tanda tanamanmu overwatering.

2. Daun memiliki bercak coklat bahkan menguning

Ketika daun menyerap lebih banyak air dari tanah, sel – selnya akan pecah dan rusak sehingga mengakibatkan terbentuknya bercak coklat di tengah daunnya. Hal ini disebut dengan istilah edema. Edema adalah kelainan fisiologis yang terjadi pada tanaman ketika akar menyerap air lebih depat dari skala normal sehingga menyebabkan penumpukan tekanan air pada sel daun dan menyebabkan mengembang dan stresnya sel daun sehingga sel-sel daun tersebut rusak dan pecah. 

Selain itu, daun juga bisa menguning akibat terlalu banyak pemberian air. walaupun sebenarnya daun yang menguning juga bisa disebabkan karena kekurangan air. Jadi Anda harus memerika kondisi tanah tanaman Anda untuk memastikan apakah Anda memberi tanaman Anda banyak air atau sebaliknya.

3. Batang Lembut dan Licin

Terlalu banyak memberikan air pada tanaman juga merusak batang tanaman. Ketika batang juga menyerap banyak air, batang akan terlalu lembab dan mulai mengembang. Sehingga batang tidak lagi kencang seperti seharusnya.

4. Daun yang berguguran

Daun pada tanaman yang layu biasanya memang berguguran namun yang berguguran adalah daun kering dan yang sudah menguning. Namun kalau daun yang masih hijau berguguran ini juga menjadi salah satu tanda bahwa tanaman Anda overwatering. Anda harus segera bertindak jika hal ini terjadi pada tanaman Anda.

5. Tumbuh Jamur

Bukan hanya hama, jamur juga menyuki tempat yang lembab. Jamur bisa muncul di daun dan bahkan tanah yang terlalu basah. Keberadaan jamur juga dapat berbahaya bagi pertumbuhan tanaman kesayangan Anda.

Cara Mengatasinya:

Namun Anda tidak perlu takut jika tanaman Anda menjadi korban overwatering karena ketidakpahaman Anda. Tanaman Anda masih bisa hidup dan segar kembali jika Anda melakukan hal-hal berikut ini:

  • Ambil tanaman dari pot lama, perhatikan akarnya yang sudah busuk.
  • Buang akar yang sudah busuk tersebut, biasanya basah dan berwarna gelap.
  • Pindahkan tanaman tersebut ke pot dan tanah yang baru.
  • Letakkan tanaman Anda pada posisi yang terkena cukup sinar matahari dan hindari pemberian air yang berlebihan kembali. Tanaman akan mulai menunjukan perbaikan dalam waktu seminggu atau lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.